17 Agustus 2017

INSERTS NEWS: Kejuaraan Catur Cepat Junior (KU 09) Piala Bergilir Purnomo Yusgiantoro

DALAM rangka memperingati hari Kemerdekaan RI yang ke-72, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menggelar Kejuaraan Catur Cepat Junior Kelompok Umur 9 tahun (KU-9) Ke-2, untuk memperebutkan Piala Bergilir Prof. Purnomo Yusgiantoro, Ir., MSc., MA., PhD. Kegiatan ini berlangsung di Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), kawasan Blok A, Jakarta Selatan pada Sabtu (12/8/2017). Kejuaraan ini diikuti oleh 76 pecatur yang berasal dari beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan satu peserta dari Taiwan (!)

Ketua panitia penyelenggara, Filda Yusgiantoro Ph.D mengatakan bahwa untuk penyelenggaraan kejuaraan catur junior yang ke-dua ini, PYC sengaja meningkatkan kelompok umur KU-7 menjadi KU-9. Menurutnya, hal ini semata karena respon yang positif pada penyelenggaraan catur junior tahun lalu di KU 07. Ia juga menyampaikan acara Kejuaraan Catur Junior Purnomo Yusgiantoro ini akan berlangsung kembali tahun depan. Filda berharap dengan penyelenggaraan kejuaraan catur junior akan muncul bibit pecatur andal Indonesia di masa mendatang. Selain itu, kejuaraan Catur ini adalah salah satu kegiatan sosial rutin yang telah didukung lama oleh salah satu pembina PYC yaitu Ibu Lis Purnomo Yusgiantoro. 

Sementara itu, Prof. Purnomo Yusgiantoro selaku pendiri PYC dan sekaligus inisiator kejuaraan catur ini mengatakan bahwa kegiatan ini terinspirasi oleh hobinya bermain Catur. Purnomo Yusgiantoro bercerita singkat mengenai hobinya main Catur sejak masa kecil bersama teman-temannya sampai suatu ketika pada saat kuliah dihadapkan dengan pilihan untuk main catur secara serius atau fokus ke dunia perkuliahan. Meski pada akhirnya memilih kuliah, Purnomo mengaku bahwa kecintaannya terhadap Catur tidak pernah padam. 

Pada acara pembukaan kejuaraan ini juga hadir Pelaksana Tugas (Plt – karena belum terbit SK Koni Pusat) Wakil Sekretaris Jenderal PB PERCASI Nanang Pujalaksana. Dalam sambutannya, Nanang menyampaikan apresiasi PB PERCASI atas peran serta PYC dalam mengembangkan Catur Indonesia melalui kejuaraan ini. Apa yang dilakukan PYC sejalan dengan visi dan misi PB PERCASI Masa Bakti 2017-2021 untuk mencari dan memfasilitasi para pecatur muda meraih prestasi tinggi baik di level nasional maupun internasional, bahkan menjadi Grand Master (GM) baru untuk Indonesia. Dalam upaya besar itu, PB PERCASI sangat mengharapkan dukungan kuat dari seluruh stakeholders Catur Indonesia baik dari pemerintah, swasta, maupun individual.

Kejuaraan berlangsung dalam 7 babak, dimulai sejak pukul 10.00 dan selesai kurang lebih pukul 17.00 WIB. Peserta dari Jawa Barat tampil dominan dan mewarnai 10 besar pemenang kejuaraan kali ini. Samantha Edithso tampil sebagai juara dan berhak atas piala bergilir Prof. Purnomo Yusgiantoro. Pecatur cilik asal Jawa Barat ini juga mendapat uang tunai dua juta rupiah. Pemenang kedua direbut oleh Riza Raditya Rieko dari DKI Jakarta dan pemenang ketiga direbut oleh Morado Simanjuntak dari Jawa Barat. 

Berikut adalah nama-nama 10 besar pemenang:
1. Samantha Edithso dari Jawa Barat
2. Riza Raditya Rieko dari DKI Jakarta
3. Morado Simanjuntak dari Jawa Barat
4. Miracle Carang Gesang dari Bogor Jawa Barat
5. Frida Nadine Fallencia dari Jawa Barat
6. Patrick Purnama dari Banten
7. Maulana dari DKI Jakarta
8. M.Fachri Hussaini dari Banten
9. Ayesha Hafizah Amara Jahidin dari Jawa Barat
10. Clementia Adeline dari DKI Jakarta.

29 Juli 2017

KEJURNAS CATUR KE46 TAHUN 2017 - HASIL AKHIR LENGKAP

KEJUARAAN CATUR level tertinggi tingkat Nasional yang mempertemukan para juara atau jago-jago catur tingkat provinsi se Indonesia telah berakhir, dengan hasil lengkapnya “dikombinasi” dengan laporan dokumentasi disajikan berikut ini. 

Dimulai sejak tanggal 16 Juli 2017 dan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB PERCASI 2013-2017 Hashim S. Djojohadikusumo didampingi oleh Plt. Ketua Umum PB PERCASI 2013-2017 GM Utut Adianto dan Ketua Panitia Willy Midel Yoseph serta perwakilan dari KONI Pusat Mayjen (Purn) TNI Nanang Djuana Priadi dan perwakilan dari KOI Indra Gumulya. 
Foto bersama para official peserta Kejurnas Catur Ke-46/2017 yang rata-rata juga para pengurus PERCASI dari 32 provinsi se Indonesia bersama para pimpinan PB PERCASI dan perwakilan dari KONI Pusat & Komite Olimpiade Indonesia (KOI)

Kejurnas Catur Ke46/2017 diikuti oleh 748 pecatur yang berasal dari 32 provinsi se Indonesia, hanya Sulawesi Barat dan Maluku Utara yang tidak ikut serta. 
Dari 748 peserta yang bertanding di 17 nomor/kelompok yang dipertandingkan, 503 peserta adalah pecatur putra (pria) dan 245 peserta adalah peserta putri (wanita). 

Bila lebih diperinci lagi berdasarkan kelompok usia, dari 748 peserta yang terdata tersebut terdiri dari 135 pecatur pria yang bertanding di kelompok “terbuka”, 42 pecatur pria bertanding di kelompok “veteran”, 326 pecatur putra bertanding di kelompok “Junior Putra A U-19 s/d G U-07”, 28 pecatur perempuan yang bertanding di kelompok “wanita” dan 217 pecatur putri yang bertanding di kelompok “Junior Putri A U-19 s/d G U-07”.

Pengurus Provinsi (Pengprov) PERCASI Jawa Timur berhasil merebut gelar Juara Umum pada Kejurnas Catur Ke-46 tahun 2017 ini, dengan mengumpulkan 5 medali emas, 4 perak dan 2 perunggu dari 17 medali emas, perak dan perunggu yang diperebutkan pada 17 nomor/kelompok umur / kategori yang dipertandingkan. Membuntuti sebagai runner-up juara umum adalah Pengprov PERCASI Jawa Barat dengan perolehan  4 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu, dan di posisi juara umum ke-tiga menyelip Pengprov PERCASI DKI Jakarta dengan raihan 3 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu. Berikut tabel perolehan medali selengkapnya:

Di nomor/kelompok yang paling “berat” yakni kelompok “terbuka”, agak bisa diduga bila Juara Junior Putra A U-19 tahun 2016 FM Novendra Priasmoro dari DKI Jakarta – yang berhasil meraih gelar Juara pada Eastern Asian Junior U-20 di Tagaytay Filipina tanggal 27 Mei s/d 4 Juni 2017 lalu dan memperoleh peningkatan gelar catur internasional dari FIDE Master (FM) menjadi “International Master” (IM) – pada babak-babak terakhir Kejurnas Catur Ke-46/2017 mampu menaklukkan “kakak seperguruannya” GM Susanto Megaranto dan mengantarkan Novendra meraih medali emas kelompok terbuka. 
Dengan berhasil menjadi Juara di kelompok Terbuka, selain menerima hadiah uang pembinaan Rp 12,5 juta, secara otomatis Novendra Priasmoro menjadi anggota pertama Timnas Catur Indonesia Putra menuju Olimpiade Catur Tahun 2018 di Batumi Georgia. Membuntuti Novendra, FM Anjas Novita dari Jawa Barat berhasil meraih medali perak dan mengantungi hadiah "uang oleh-oleh pulang" Rp 9 juta, disusul oleh GM Susanto Megaranto yang juga dari Jawa Barat memperoleh medali perunggu dan membawa amplop "uang jajan buat istri dan anaknya" Rp 6 juta.

Di nomor/kelompok tertinggi bagi kaum hawa/putri yakni kelompok “wanita”, tidak terduga WFM Aay Aisyah Anisa dari Jawa Timur berhasil merebut medali emas dan mengantungi hadiah uang pembinaan sebesar Rp 8 juta. 
Dengan keberhasilannya itu, secara otomatis Aay Aisyah menjadi anggota pertama Timnas Catur Indonesia Putri menuju Olimpiade Catur Tahun 2018 di Batumi Georgia. Medali perak kelompok Wanita direbut oleh MNW Nadya Anggraini dari Jawa Timur yang juga mengantungi hadiah "uang jalan-jalan pulang ke kampung halaman" Rp 6 juta, dan medali perunggu disapu oleh Khadijah Qurrotain dari DKI Jakarta yang juga membawa pulang "uang jajan camilan saat berlatih catur" Rp 4 juta.

Sempat diunggulkan di peringkat pertama, WIM Chelsie Monica Sihite (kiri atas) terpental ke peringkat 4 klasemen akhir kelompok Wanita, mungkin dia sedang "galau"... Begitu juga WFM Ummi Fisabilillah (kiri bawah) dari DKI Jakarta yang difavoritkan menjadi juara di kelompok Junior Putri A U-19, ternyata pada klasemen akhir harus terperosok ke peringkat 7, mungkin dia sedang tidak enak badan..?
Begitu juga pecatur imut yang sudah sering berprestasi dan kini "mekar" menjadi pecatur putri manis, WFM Dita Karenza dari Jawa Barat, harus puas bertengger di peringkat 5 klasemen akhir kelompok Wanita.. mungkin karena dia "nekat" bertanding di kelompok yang jauh di atas usianya yang masih remaja...

Berikut ini gaya para pecatur cilik Indonesia yang bisa "menyegarkan" suasana saat pertandingan Kejurnas Catur Ke-46/2017 berlangsung ketat tanggal 16 s/d 22 Juli 2017... 

Akhirnya, PB PERCASI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor dan para pendukung terselenggaranya MUNAS PERCASI XXVIII dan KEJURNAS CATUR KE-46 Tahun 2017. Sampai jumpa di Kejurnas Catur Ke-47 dan Rakernas Percasi Ke-40 Tahun 2018 di provinsi Aceh.

Hasil lengkap Kejurnas Catur Ke-46 Tahun 2017 bisa didownload di sini (klik pada gambar/foto berikut). 
 Hasil Lengkap Kejurnas Catur Ke46 Tahun 2017
Gens Una Sumus. Salam Satu Keluarga.

24 Juli 2017

MUNAS PERCASI XXVIII TAHUN 2017 – RISALAH

PERGANTIAN Pimpinan PERCASI telah berlangsung dengan tertib dan lancar melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) PERCASI XXVIII tanggal 17 Juli 2017 di Rajawali VI Room Grand Cempaka Resort & Convention Cipayung Bogor, dari Ketua Umum PB PERCASI 2010-2017 Hashim S. Djojohadikusumo kepada Ketua Umum PB PERCASI 2017-2021 Terpilih Grandmaster Utut Adianto.

11 Juli 2017

PENDAFTARAN ONLINE PESERTA KEJURNAS CATUR KE46/2017 BERAKHIR HARI INI

SESUDAH sekitar 45 hari sang admin Pengurus Provinsi (Pengprov) PERCASI se Indonesia yang rata-rata ditangani langsung oleh Sekretaris Umum Pengprov PERCASI "bergumul" dengan formulir pendaftaran online peserta Kejurnas Catur Ke46/2017 yang baru pertama kalinya ini diterapkan oleh PB PERCASI, maka tibalah batas akhir pendaftaran online peserta Kejurnas Catur Ke46/2017 hari ini 11 Juli 2017 pukul 18.00 WIB. Sesudah batas akhir, formulir pendaftaran online sudah tidak bisa diakses lagi...