27 December 2015

Hasil Akhir Babak Kualifikasi (Pra) PON XIX/2016 Catur

DUA event “wajib” telah selesai dilaksanakan oleh Pengurus Besar PERCASI sepanjang tahun 2015, yaitu Kejurnas Catur Ke-45/2015 dan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) XIX/2016 Cabang Olahraga Catur.

Memang “kesannya” yang agak bertele-tele yaitu pelaksanaan Pra PON Catur khususnya kelompok putra, karena dilaksanakan secara terpisah di 5 (lima) zona dan masih ada tambahan 1 (satu) babak play-off  lagi. Ini dikarenakan PB PERCASI mengikuti arahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan semangat PON, yaitu pemerataan peserta PON yang sebisa-bisanya mewakili atau mempresentasikan semua provinsi yang ada di Indonesia. Tapi di sisi lain, KONI Pusat juga “membatasi” jumlah peserta PON dari semua cabang olahraga (cabor) termasuk Catur, dengan menerapkan sistem kuota. Karena itulah mau tidak mau, PB PERCASI melaksanakan Pra PON Catur Putra di 6 (enam) tempat yang berbeda! 

Jauh hari dalam rapat- rapat persiapan PON XIX/2016, hampir semua Induk Organisasi Olahraga telah menyuarakan ke KONI Pusat agar idealnya tidak perlu ada sistem kuota, sehingga semua provinsi di Indonesia bisa mengikuti pesta olahraga terbesar tingkat nasional yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali itu. Tetapi alasan KONI Pusat menerapkan sistem kuota juga "sulit"  dibantah, yaitu kendala yang dihadapi oleh tuan rumah penyelenggara PON: provinsi manakah di Indonesia yang siap sarana dan prasarana-nya untuk melaksanakan PON bila peserta semua cabor tidak dibatasi? Jumlah peserta PON bila tidak dibatasi diperkirakan minimal sekitar 25.000 atlet belum termasuk official dan pelatih, mampukah sebuah kota di salah satu provinsi di Indonesia menyediakan akomodasi penginapan untuk menampung jumlah “tamu” sebanyak itu? Itu belum diperhitungkan sarana hilir-mudiknya (transportasi), belum kebutuhan makan-minumnya (konsumsi), belum sarana penunjang lainnya seperti komunikasi dan tempat rekreasi, dan juga belum menyiapkan pengamanannya yang tentunya melibatkan ribuan personel POLRI dan TNI. Jadi alasan penerapan sistem kuota peserta PON akhirnya bisa diterima oleh semua Induk Organisasi Olahraga termasuk PB PERCASI.        

Untuk pelaksanaan Pra PON Catur Putri lebih “simple” karena dilaksanakan sekaligus satu kali secara nasional, baik beregu maupun perorangan. Ini bisa terlaksana karena belum semua provinsi di Indonesia memiliki atlet catur putri yang “bisa diandalkan” mewakili provinsinya, atau dengan istilah yang lebih “optimis” bisa dikatakan: masih terbuka peluang lebar untuk para wanita/putri bila hendak berkiprah di olahraga Catur di Indonesia!

  
KRONOLOGI Pelaksanaan Pra PON Catur Putra & Putri 

Tanggal 8 s/d 13 Agustus 2015: Telah dilaksanakan Pra PON Catur Putra zona Kalimantan + Bali di Hotel MJ Samarinda dengan tuan rumah Pengprov PERCASI Kaltim, hasilnya:
A. Beregu: Regu Kaltim lolos ke PON XIX/2016. Regu Kalsel dan regu Bali maju ke babak play-off putra. 
B. Perorangan: MN Octo Dami (Bali) dan MN Junaid Pamungkas (Bali) lolos ke PON XIX/2016. MN Ahmad Raihan (Kalsel), MN Urbanus Embay (Kaltara) dan MN Yaudi (Kaltara) maju ke babak play-off  putra. 

Tanggal 17 s/d 21 September 2015: Telah dilaksanakan Pra PON Catur Putra serentak untuk zona Sulawesi, zona Jawa, dan zona Indonesia Timur, dengan hasilnya: 
- Zona Sulawesi (Tuan rumah Pengprov PERCASI Sultra)
A. Beregu: Regu Sulut lolos ke PON XIX/2016, regu Sulteng maju ke babak play-off putra.  
B. Perorangan: Andi Balladho AC (Sultra) dan M. Johan (Sulbar) lolos ke PON XIX/2016; Iman Fauzi (Sulbar) dan MN Kasmen Lahay (Gorontalo) maju ke babak play-off  putra.
- Zona Jawa (Tuan rumah Pengprov PERCASI Jatim) 
A. Beregu: Regu Jatim dan DKI Jakarta lolos ke PON XIX/2016, regu Jateng maju ke babak play-off putra.  
B. Perorangan: Novendra Priasmoro (DKI Jakarta), IM M. Lutfi Ali (Jateng), CM Azarya Jodi Setyaki (DKI Jakarta) dan FM Agus Kurniawan (Jatim) lolos ke PON XIX/2016; Muhammad Kahfi Maulana (DIY) dan IM Ronny Gunawan (Jatim) maju ke babak play-off  putra.
- Zona Indonesia Timur (Tuan rumah Pengprov PERCASI NTB)
A. Beregu: Regu Papua lolos ke PON XIX/2016, regu NTB maju ke babak play-off putra.  
B. Perorangan: Arfandi Andili (Malut) dan FM Hanny Marentek (Papua) lolos ke PON XIX/2016; Ramlin (NTB) dan Muhdar Andi (NTB) maju ke babak play-off  putra.

Tanggal 11 s/d 21 November 2015: Telah dilaksanakan Pra PON Catur Putra Zona Sumatera bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Sumatera di Hotel Grang Handika Belitung. Hasil akhir: 
- Beregu: regu Sumatera Selatan dan regu Riau lolos ke PON IX/2016; regu Sumatera Barat maju ke babak play-off putra. 
- Perorangan: FM Kasmiran (Sumsel), MN Anasrullah (Babel), Roy Charles Marpaung (Sumut) dan MN Hudallah (Jambi) lolos ke PON IX/2016; Surya Setiawan (Sumsel), MN Ruby Tamono (Sumbar) dan MN Reza Fajar Nugraha (Sumbar) maju ke babak play-off putra.

(Babak play-off Pra PON Catur Putra dilaksanakan bersamaan dengan Pra PON Catur Putri di Bandung Jawa Barat tanggal 30 November s/d 6 Desember 2015)

Tanggal 30 November s/d 6 Desember 2015: Pelaksanaan Pra PON Catur Putri dan Babak Play-off Pra PON Catur Putra dengan tuan rumah berdasarkan penunjukan oleh KONI Pusat yaitu Pengprov PERCASI Jawa Barat, dan dilaksanakan di The Radiant Villa Lembang Bandung. 

Hasil Akhir Keseluruhan Pelaksanaan Pra PON Catur Putra & Putri tercantum di bawah ini, yang juga sekaligus merupakan Daftar Peserta PON XIX/2016 Jawa Barat dari cabang olahraga Catur:



21 November 2015

PARA JUARA KEJURNAS CATUR KE-45/2015

PADA tahun 2015 ini, Kejurnas Catur telah ke-45 kalinya diselenggarakan semenjak Kejurnas Catur pertama di Solo pada tahun 1953. Berdasarkan Keputusan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) PERCASI Ke-37/2014 di Makassar, telah ditetapkan tuan rumah Kejurnas Catur Ke-45/2015 seharusnya Pengprov PERCASI Maluku, tetapi pada tahap persiapan ternyata Pengprov PERCASI Maluku menyatakan belum siap melaksanakannya. Maka setelah mencari dan gagal mendapatkan alternatif tuan rumah pengganti, PB PERCASI terpaksa mengambil-alih pelaksanaan Kejurnas Catur Ke-45/2015 dengan menetapkan venue di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur dan dilaksanakan mulai tanggal 28 Oktober 2015 (pembukaan) s/d 3 November 2015 (penutupan), kepulangan peserta tanggal 4 November 2015.


Kejurnas Catur Ke-45/2015 dibuka secara resmi oleh Kemenpora yang diwakili oleh Deputi Peningkatan Prestasi Olahrga Prof. DR Djoko Pekik Irianto, didampingi oleh Wakil Ketua Umum KONI Pusat Marsma TNI (Purn) Suryadarma dan Ketua Umum PB PERCASI Hashim Djojohadikusumo pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2015 pukul 20.00 WIB.
Dalam sambutan pembukaannya, Prof. DR Djoko Pekik Irianto antara lain mengatakan bahwa pihak Kemenpora akan selalu mendukung pelaksanaan Kejurnas Catur agar segera dapat dilahirkan grandmaster-grandmaster baru untuk meneruskan prestasi yang telah ditorehkan oleh Grandmaster Utut Adianto di masa lalu.





Kemenpora akan selalu mendukung pelaksanaan Kejurnas Catur agar segera dapat dilahirkan Grandmaster-grandmaster baru dari Indonesia. 
Animo dan antusias peserta diluar perkiraan panitia, tercatat pada saat acara pembukaan diikuti oleh 624 peserta, ternyata pada pertandingan babak ke-1 tanggal 29 Oktober 2015 yang dimulai pukul 14.00 WIB, peserta bertambah menjadi 714 peserta yang berasal dari 33 provinsi se Indonesia (hanya Pengurus Provinsi PERCASI Papua Barat yang absen berpartisipasi pada Kejurnas Catur kali ini), yang bertanding di 17 kelompok putra-putri. 


Peringkat teratas kelompok Terbuka dan Wanita mendapat kehormatan bertanding di panggung menggunakan papan catur elektronik DGT Smart Board, sayangnya di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta tidak ditunjang jaringan internet sehingga rencana panitia untuk menyiarkan secara langsung game-game yang sedang dipertandingkan di papan utama tersebut terpaksa batal.




Kejurnas Catur Ke-45/2015 berakhir pada tanggal 3 November 2015 dan ditutup secara resmi pada pukul 20.30 WIB oleh Wakil Ketua Umum I PB PERCASI Drs. GM Utut Adianto yang didampingi oleh Wakil Ketua Umum II PB PERCASI Rusdi Taher, SH.
Juara di kelompok terbuka yang merupakan kelompok tertinggi pada Kejurnas Catur Ke-45/2015 ini diraih oleh IM Sean Winshand Cuhendi dari DKI Jakarta, disusul oleh rekannya IM Tirta Chandra Purnama yang juga dari DKI Jakarta dan pecatur unggulan Indonesia saat ini GM Susanto Megaranto dari Jawa Barat harus puas menempati peringkat ke-3.


Juara di kelompok senior wanita diraih oleh WIM Chelsie Monica Sihite dari Kalimantan Timur, diikuti oleh debutan baru pecatur junior MPW Shanti Nur Abidah dari Jawa Tengah menempati peringkat ke-2 dan lagi-lagi pecatur putri unggulan WGM Medina Warda Aulia dari DKI Jakarta kali ini terpeleset ke peringkat ke-3.

Khusus untuk sang Juara di dua kelompok ini juga memperoleh wild card sebagai anggota Timnas Catur Indonesia untuk Olimpiade Catur Tahun 2016 di Baku Azerbaijan.



11 November 2015

PRA PON CATUR 2015: PUTRI & PLAY OFF PUTRA


BABAK KUALIFIKASI (PRA PON) CATUR PUTRI 2015
DAN BABAK PLAY OFF PRA PON CATUR PUTRA 2015

KETENTUAN UMUM DAN PERATURAN PERTANDINGAN
(Klik tulisan di atas untuk mendownload dalam file *pdf)