26 April 2015

LIVE GAMES Exhibition Match Garry Kasparov vs Nigel Short

LEGENDA Catur Dunia GM Garry Kasparov bertanding ekshibisi dengan GM Nigel Short pada tanggal 25-26 April 2015 di kota Saint Louis yang merupakan “Ibukota Catur” Amerika Serikat. Keduanya akan bertanding Catur Cepat 2 babak dan Catur Kilat 8 babak di Chess Club Dan Pusat Scholastic Saint Louis (CCSCSL), merupakan “reka ulang” atau nostalgia pertandingan Kejuaraan Dunia Catur Tahun 1993.

Garry Kasparov yang sekitar setahun lalu datang ke Indonesia dalam kampanyenya sebagai salah seorang kandidat Presiden Federasi Catur Internasional (FIDE), merupakan salah seorang pecatur terbesar sepanjang masa. Dia merupakan mantan Juara Dunia Catur yang memegang rekor sebagai pecatur nomor satu dunia dengan ELO Rating tertinggi dalam kurun waktu yang cukup lama, dari tahun 1985 hingga pensiun pada tahun 2005.

Dipuji sebagai salah seorang bocah ajaib catur pada usia 10 tahun, Nigel Short adalah salah satu Grandmaster termuda di dunia, memperoleh gelar GM-nya pada usia 19 tahun di tahun 1984, dan kemudian menjadi orang Inggris pertama yang lolos kualifikasi untuk berkompetisi di perebutan Mahkota “Raja” Catur Dunia tahun 1993 melawan Kasparov. Dia termasuk pecatur super yang pernah ada, meskipun gagal ketika berupaya merebut mahkota juara dunia dari Kasparov, dan juga pecatur yang supel karena bersedia memenuhi undangan untuk ikut bertanding di 3rd Indonesia Open Chess Championship tahun 2013 di Jakarta meskipun berakhir di posisi ke-3. 

"Di Catur Cepat dan Catur Kilat, seperti namanya, kita harus berpikir dan melangkah cepat dan tepat. Kesalahan kecil dapat merusak semua strategi yang dibangun," kata Kasparov. "Ini kesempatan yang tidak sering, dimana saya bisa bermain melawan Nigel dan menghidupkan kembali kejadian 22 tahun lalu pada Kejuaraan Dunia Catur 1993, dan kami berdua bersemangat untuk memilih Saint Louis sebagai tempat untuk pertandingan ekshibisi ini.”

Bagi para sahabat Catur Indonesia yang hobi melihat dan mempelajari langkah-langkah catur, berikut siaran langsungnya babak ke-6 Catur Cepat 25 menit + increment 10 detik setiap langkahnya, dan babak ke-7 s/d babak ke-10 Catur Kilat 5 menit + increment 3 detik setiap langkahnya, yang dimulai nanti malam 26 April 2015 jam 21.00 WIB. 

Babak ke-1 Catur Cepat 25 menit + increment 10 detik setiap langkahnya, dan babak ke-2 s/d babak ke-5 Catur Kilat 5 menit + increment 3 detik setiap langkahnya telah selesai dipertandingkan semalam 25 April 2015. Klik pada "Round: 1 s/d 5" untuk melihat rekaman langkah-langkah yang telah dijalankan. Skor sementara 3,5-1,5 untuk keunggulan Garry Kasparov.

(Mohon maaf ada keterlambatan jadwal pertandingan, saat ini Senin 27 April 2015 jam 02.00 WIB dini hari babak ke-6 baru saja dimulai, diperkirakan live games s/d babak ke-10 selesai subuh - admin)

Skor akhir (27 April 2015 pukul 04.30 WIB) 8,5 - 1,5 untuk kemenangan Garry Kasparov. 

23 April 2015

JAPFA GRANDMASTER TOURNAMENT 2015 - KLASEMEN AKHIR dan CLOSING CEREMONY

ACARA penutupan JAPFA Grandmaster Tournament berlangsung tanggal 22 April 2015 mulai pukul 16.30 WIB di Ruang Dieng Hotel Kartika Chandra Jakarta. Hasil yang dicapai pecatur-pecatur Indonesia sangat menggembirakan di turnamen ini, selain tampilnya IM Sean Winshand Cuhendi sebagai Juara dan memperoleh Norma Grandmaster (GM)nya yang pertama (tentu saja selain piala, bingkisan dan uang tunai 2.000 USD atau sekitar Rp 25 juta), juga WGM Medina Warda Aulia memperoleh Norma International Master Putra (IM)nya yang ke-dua meskipun berakhir di peringkat ke-8 (selain hadiah uang Rp 5 juta), dan pecatur Indonesia lainnya memperoleh kenaikan ELO Rating kecuali IM Tirta Chandra Purnama yang malah terpotong ELO Ratingnya 21 poin karena berada di posisi juru kunci, meskipun Tirta masih mendapat hadiah uang “jajan” sekitar Rp 4, 250 juta setara dengan yang diperoleh peringkat ke-11 IM Alina L’Ami dari Rumania (baca: "kelakuan" menarik dan lucu Alina L’Ami di JAPFA GM Tournament 2015) dan IM Sophie Milliet dari Perancis (yang menurut teman-teman wartawan adalah peserta tercantik di turnamen ini – padahal cantik kan relatif) yang berada di peringkat ke-10.

Urutan pada foto di atas (dari paling kiri sang Juara Sean Winshand Cuhendi sampai paling kanan sang juru kunci Tirta Chandra Purnama) sesuai dengan urutan Klasemen Akhir berikut:

22 April 2015

LIVE GAMES JAPFA GM TOURNAMENT ROUND 11 FINAL (22 April 2015 mulai jam 10.00 WIB)

SAMPAI babak ke-10 yang dipertandingkan semalam 21 April 2015, salah seorang pecatur Indonesia mencetak prestasi yang menggembirakan, yaitu IM Sean Winshand Cuhendi (ELO 2428, usia 18 tahun). Untuk sementara menjelang babak ke-11 final yang dipertandingkan hari ini, dia memimpin klasemen sementara dengan raihan poin 7, ditempel ketat oleh Grandmaster Nguyen Anh Dung dari Vietnam di peringkat ke-2. Dengan pencapaiannya itu, Sean Winshand sudah berhak memperoleh Norma Grandmaster! (Untuk menyandang gelar Grandmaster penuh, selanjutnya Sean Winshand harus meningkatkan ELO Ratingnya hingga mencapai 2500). Bila dia berhasil menjuarai JAPFA Grandmaster Tournament 2015 ini, maka ELO Ratingnya dipastikan akan bertambah sekitar 30 poin. Kita doakan semoga Sean Winshand tampil bagus di babak terakhir, meskipun harus berhadapan dengan rekan senegaranya Woman Grandmaster (WGM) Ke-2 Indonesia Medina Warda Aulia.

21 April 2015

LIVE GAMES JAPFA GM TOURNAMENT ROUND 10 (21 April 2015 mulai jam 16.30 WIB)

YANG menarik dan lucu dari "kelakuan" pecatur luar negeri saat bertanding adalah Alina L'Ami, sekali-sekali dia menjepretkan tustelnya ke sekitar ruang pertandingan dan ke pemain-pemain yang lain. Maklum, karena dia salah seorang kontributor di media catur online yang bisa dikatakan terbesar saat ini di dunia yaitu Chessbase. Gaung pertandingan ini sudah terbantu tersebar hingga mancanegara. Hanya saja, ada peraturan FIDE yang melarang setiap pemain membawa perlengkapan elektronik ke ruang pertandingan. Bila peraturan ini ditegakkan, mestinya tustel Alina disita wasit sampai usai semua pertandingan Japfa GM Tournament 2015 besok 22 April 2015. Sepertinya para wasit yang bertugas kesulitan menentukan sikap pada pecatur manis dari Rumania ini, seperti kita ketika dihadapkan pada pilihan menentukan sikap pada seseorang yang sudah "membantu" atau "menolong" kita - tapi dengan "sedikit" melanggar peraturan. Masa orang yang membantu publikasi kita tegur? Dengan kelakuannya yang lucu dan menarik itu, sampai akhir babak ke-9 Alina L'Ami berada di posisi ke-11 dari 12 pemain (komentar dia juga lucu tentang posisinya yang nomor 2 dari bawah itu: "Syukurlah, mudah-mudahan saya tidak menjadi juru kunci. Yang penting saya merasa happy saat bermain catur, itu yang terpenting buat saya. Sejak awal kan sudah saya katakan bahwa lawan-lawan di turnamen ini berat-berat," katanya sambil tertawa)

LIVE GAMES JAPFA GM TOURNAMENT ROUND 9 (21 April 2015 mulai jam 10.00 WIB)



20 April 2015

LIVE GAMES JAPFA GM TOURNAMENT ROUND 8 (20 April 2015 mulai jam 15.00 WIB)

Para Pecatur Indonesia yang terpilih mengikuti JAPFA Grandmaster Tournament 2015, dari kiri: IM Sean Winshand Cuhendi, FM Muhammad Lutfi Ali, IM Farid Firman Syah, IM Tirta Chandra Purnama, IM Irine Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia dan Menpora Imam Nahrawi.