20 September 2018

TIMNAS INDONESIA SIAP MENGIKUTI OLIMPIADE CATUR 2018 di BATUMI GEORGIA

TIM NASIONAL (Timnas) INDONESIA telah siap berangkat mengikuti kejuaraan catur level tertinggi di dunia yakni Olimpiade Catur Ke-43/2018 yang akan berlangsung di Batumi Georgia pada tanggal 23 September s/d 6 Oktober 2018. Pada Konferensi Pers yang diadakan di Hotel Century Atlet Senayan Jakarta kemarin (19/09/2018), Ketua Umum PB PERCASI GM Utut Adianto menargetkan pecapaian yang tidak muluk-muluk untuk Timnas Catur Indonesia Putra-Putri berupa perbaikan peringkat Catur Indonesia di tingkat dunia.

Berdasarkan daftar peringkat yang dikeluarkan oleh Federasi Catur Internasional (FIDE), peringkat Catur Indonesia saat ini per September 2018 berada di urutan 58 dari 178 negara anggota (bila digabung dengan Konfederasi Catur Asia, Eropa, Afrika dll maka jumlah anggota FIDE saat ini adalah 189 Federasi & Konfederasi). Pemeringkatan tersebut berdasarkan rata-rata ELO/FIDE Rating yang dicapai oleh 10 pemain putra-putri urutan teratas dari setiap negara. Bila khusus dihitung dari rata-rata ELO Rating yang dicapai oleh 10 pemain putri urutan teratas – atau peringkat Catur Putri/Wanita – maka Indonesia masih “lumayan” berada di urutan 23 dari 146 negara anggota FIDE yang memiliki pecatur putri.
Olimpiade Catur diadakan setiap dua tahun satu kali berbeda dengan Olimpiade Multi Event/Cabor yang diadakan empat tahun satu kali, karena peserta Olimpiade Catur –  yang melulu dari satu cabor saja –  sudah mencapai sedikitnya 3.000 orang peserta! Bila digabung dengan peserta Olimpiade Multi Cabor, hingga saat ini belum ada negara yang “sanggup” menyelenggarakannya terkait sarana dan prasarana yang harus disiapkan. Pencapaian akhir Timnas Catur Indonesia Putra-Putri pada Olimpiade Catur Ke-42/2016 di Baku Azerbaijan: tim Putra berada di peringkat 52 dari 180 tim peserta (disebut "tim peserta" bukan "negara peserta" karena tuan rumah boleh mengikutsertakan hingga 3 tim dari negaranya), dan tim Putri berada di peringkat 63 dari 140 tim peserta. Maka tentunya sangat kita harapkan pencapaian akhir Timnas Catur Indonesia pada Olimpiade Catur 2018 di Batumi Georgia adalah diatas pencapaian itu. 
Jadi, kalau mau menggunakan istilah yang “over optimis”, bisa dikatakan: peringkat Catur Indonesia (Putra-Putri) saat ini berada di “separuh” bagian atas dunia. Tapi bila kita mau mengukur kekuatan secara “realistis”, di tingkat Asia Tenggara (ASEAN) saja peringkat Catur Indonesia (Putra-Putri) masih berada dibawah Vietnam! Maka masih dibutuhkan semangat dan kerja keras dari PB PERCASI didukung semua Pencinta Catur Indonesia untuk meningkatkan peringkat Catur Indonesia di percaturan dunia, berawal dari perbaikan peringkat di tingkat ASEAN terlebih dahulu kemudian di tingkat ASIA!

Menanggapi pertanyaan dari beberapa wartawan yang agak menyangsikan “kekuatan” para pemain timnas Catur Indonesia yang sudah terbentuk, perlu diketahui bahwa pecatur putra-putri “terkuat” Indonesia saat ini yaitu GM Susanto Megaranto dan IM-WGM Irine Kharisma Sukandar, serta beberapa pecatur putra-putri lainnya yang dinilai “kuat”, tengah “berhalangan” ikut bergabung dengan timnas dikarenakan jadwal Olimpiade Catur 2018 Batumi berhimpitan waktunya dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat sesuai domisili mereka. “Kekuatan timnas catur kita cukup bagus,” kata GM Utut Adianto. “Mereka semua pecatur-pecatur muda yang tengah menanjak prestasinya, kalaupun yang paling senior Pitra Andyka dipanggil bergabung karena ketika dia menjadi Juara Nasional belum sempat diberangkatkan PB PERCASI ke kejuaraan catur Internasional.”  
Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) telah berlangsung sejak hari Sabtu (15/09/2018) diantaranya dengan melakukan uji tanding dengan Tim JAPFA Chess Club (9 papan dengan format 2 babak catur standar, total skor hasil 12-6 untuk kemenangan Timnas) dan melawan Tim Pelindo (8 papan dengan format 1 babak catur standar, total skor hasil 4½-3½ untuk kemenangan Timnas).
Susunan Timnas Catur Indonesia Putra: FM Novendra Priasmoro – Juara Nasional Open Tahun 2017, IM Sean Winshand Cuhendi, FM Pitra Andyka, FM Muhamad Agus Kurniawan, FM Azarya Jodi Setyaki dengan kapten tim FI Kristianus Liem. Susunan Timnas Catur Indonesia Putri: WFM Aay Aisyah Anisa – Juara Nasional Wanita Tahun 2017, WIM Chelsie Monica Sihite, WFM Ummi Fisabilillah, WIM Shanti Nur Abidah, Samantha Edithso dengan kaptem tim FI WIM Lisa Karlina Lumondong. (Catatan: ketentuan/peraturan baru yang ditetapkan oleh FIDE sejak Olimpiade Catur Ke-42/2016 Baku Azerbaijan berlanjut tahun 2017 hingga sekarang, bahwa untuk menjadi kapten tim pada Olimpiade Catur atau menjadi Official Federasi yang membawahi sebuah tim junior/senior pada kejuaraan resmi yang diakui FIDE haruslah seseorang yang minimal sudah memiliki Sertifikat Pelatih FIDE atau FIDE Instructor disingkat FI. Peraturan baru ini belum diterapkan oleh PB PERCASI, hanya diharapkan setiap Pengurus Provinsi PERCASI mulai menggalakkan Penataran Pelatih di wilayah kerja masing-masing) 
Pada kesempatan ini tak lupa PB PERCASI menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah medukung keberangkatan Timnas Catur Indonesia ke Olimpiade Catur 2018 Batumi secara moril maupun materiil, khususnya juga kepada: Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, PT UNION SAMPOERNA, PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk dan Universitas GUNADARMA.

Mari kita doakan semoga Timnas Catur Indonesia Putra-Putri dapat meraih prestasi terbaik di Olimpiade Catur 2018 Batumi Georgia! Gens Una Sumus – Kita Satu Keluarga.

Facebook
0 Blogger