09 Oktober 2016

42nd CHESS OLYMPIAD 2016 CLOSING & EVALUASI

OLIMPIADE Catur 2016 Baku Azerbaijan telah berakhir tanggal 13 September 2016 dan ditutup secara resmi pukul 19.00 s/d 22.00 waktu Baku oleh Presiden Federasi Catur Internasional (FIDE) Kirsan Ilyumzhinov. "Kami ucapkan terima kasih kepada Negara Azerbaijan untuk penyelenggaraan dengan standar tingkat tinggi Olimpiade Catur ke-42. Penyelenggara Olimpiade Catur berikutnya memiliki tugas yang sangat berat untuk meniru tingkat ini. Hari ini kita menutup kejuaraan catur yang luar biasa ini tapi yakin bahwa ribuan anak laki-laki dan perempuan akan datang ke klub-klub catur besok untuk menemukan rahasia dari permainan yang paling cerdas di planet ini, dan kita masih akan memiliki kesempatan untuk kembali ke tanah ramah ini untuk menyaksikan pertempuran baru di turnamen catur lainnya."

Setelah melewati pertandingan yang cukup melelahkan, Amerika Serikat akhirnya berhasil memenangkan medali emas Olimpiade Catur pertama mereka sejak tahun 1976 dimana mereka mulai ikut berpartisipasi di kelompok Open, setelah pada babak terakhir (babak ke-11) mengandaskan tim negara tetangga mereka Kanada dengan skor tipis 2,5-1,5. Meskipun menang "tipis", Amerika Serikat tidak terkejar oleh saingan terdekatnya Ukraina, walau di babak ke-11 Ukraina berhasil memukul telak Slovenia dengan skor 3,5-0,5, sehingga Ukraina harus puas dengan medali perak. Tim unggulan pertama di Olimpiade Catur 2016 ini: Rusia, meskipun di babak terakhir menggasak Italia dengan skor 3-1, harus rela membawa pulang medali perunggu. Yang cukup membuat "surprise" adalah tim India dengan para pemain muda mereka berhasil menyodok ke peringkat 4. Dan yang perlu dijadikan catatan "tersendiri" adalah tim Yunani, yang mana mereka adalah tim yang tidak pernah kalah selama pertandingan 11 babak berlangsung, namun juga tidak pernah menang alias mendulang hasil draw melulu, ternyata ujung-ujungnya Yunani berada di peringkat ke-18 pada klasemen akhir Olimpiade Catur 2016! Dengan kata lain, dalam pertandingan catur bila kita bermain draw "melulu", maka tidak akan mengantarkan kita ke peringkat atas pada klasemen akhir...  

Tim Nasional (Timnas) Catur Indonesia Putra dengan kekuatan tim "seadanya" - karena seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya bahwa mayoritas pecatur putra unggulan Indonesia saat ini tengah berkonsentrasi menghadapi PON XIX/2016 di Jawa Barat sehingga berhalangan memperkuat Timnas Catur Indonesia Putra - di babak terakhir tanpa terduga berhasil menaklukkan Tim Tajikistan 3,5-0,5 sehingga menempatkan Timnas Catur Indonesia Putra berada di peringkat ke-52 pada klasemen akhir yang diikuti oleh 180 peserta (Timnas Catur Indonesia Putra berada di unggulan ke-67 pra-pertandingan Olimpiade Catur 2016). Tapi bila dibandingkan dengan pencapaian pada Olimpiade Catur sebelumnya tahun 2014 di Tromso Norwegia dimana Timnas Catur Indonesia Putra berhasil mencapai peringkat 43 di klasemen akhir yang diikuti oleh 177 peserta, berarti terjadi sedikit penurunan peringkat. Yang perlu dicatat, meskipun peringkat akhir secara tim menurun sedikit, tapi secara individual para pemain putra Indonesia telah bertanding secara maksimal dengan membuahkan hasil kenaikan ELO Rating masing-masing, seperti yang terlihat pada tabel berikut:

Di bagian "Women" atau Wanita, bentrok menentukan di babak terakhir terjadi antara China vs Rusia, meskipun di permainan pembukaan sudah membuka peluang untuk Tim Putri Rusia, ternyata dengan ketekunannya Tim Putri China berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2,5-1,5 dan mengantarkan mereka ke podium juara untuk membawa pulang medali emas. Malangnya dari kekalahan tersebut, Tim Putri Rusia sama sekali tidak memperoleh medali dan harus puas menempati peringkat ke-4 pada klasemen akhir, padahal mereka adalah Juara pada Olimpiade Catur sebelumnya tahun 2014 di Tromso Norwegia! Tim Putri Polandia lah yang berhasil menyalip perolehan poin Tim Putri Rusia dan merebut medali perak setelah di babak terakhir mengandaskan Tim Putri Hungaria dengan skor telak 3,5-0,5. Sementara Tim Putri Ukraina dengan kinerja tim yang sangat baik juga berhasil menyalip perolehan poin Tim Putri Rusia dan merebut medali perunggu setelah di babak terakhir mengandaskan Tim Putri Bulgaria dengan skor 3-1. Dan bila digabung dengan pencapaian Tim Putra Ukraina, maka Tim Putra-Putri Ukraina berhasil tampil sebagai tim gabungan terbaik selama Olimpiade Catur 2016 berlangsung dan berhak memboyong Piala Gaprindashvili. 

Sayangnya Timnas Catur Indonesia Putri yang terdiri dari para pemain muda, di babak terakhir ditaklukkan oleh Tim Norwegia dengan skor 1-3 sehingga menempatkan posisi Timnas Catur Indonesia Putri di peringkat ke-63 pada klasemen akhir yang diikuti oleh 140 peserta. Pada Olimpiade Catur tahun 2014 di Tromso Norwegia, Timnas Catur Indonesia Putri berakhir di peringkat 61 dari 134 peserta. Berarti terjadi penurunan peringkat sangat sedikit, namun bila ditinjau dari komposisi rata-rata ELO Rating para pemainnya, Timnas Catur Indonesia Putri yang pada pra-pertandingan Olimpiade Catur 2016 berada di unggulan 112, mampu melompat naik 49 peringkat! 
Pencapaian inilah yang mengantarkan Timnas Catur Indonesia Putri yang berada di pool atau group E bersama 28 tim peserta lainnya (dengan rata-rata ELO Rating para pemainnya yang terendah), dipanggil maju ke podium untuk memperoleh Piala Juara Group E Women bersama Tim Putra Chinese Taipei yang memperoleh Piala Juara Group E Open.    

Secara individual, para pemain Putri Catur Indonesia telah bertanding secara baik, dengan "lompatan" ELO Rating yang dicapai oleh empat pemain meskipun ELO Rating satu pemain putri unggulan WIM Chelsie Monica Sihite terpotong sangat sedikit hanya 1 poin, sesuai tabel berikut:
Hasil lainnya yang dicapai oleh para pemain Timnas Catur Indonesia Putra-Putri adalah perolehan gelar langsung FIDE Master (FM) untuk Yoseph Theolifus Taher, Woman FIDE Master (WFM) untuk Regita Desyari Putri dan Woman Candidate Master (WCM) untuk Theodora Paulina Walukow. Selain itu, khususnya para pecatur putri Timnas Catur Indonesia, sempat "selfie" bersama pecatur top dunia yang mungkin tidak akan pernah ditemui lagi selain di event Olimpiade Catur.

Olimpiade Catur Ke-43 Tahun 2018 akan diselenggarakan di negara Georgia dengan pilihan kotanya yang indah Batumi. Sampai jumpa. Gens Una Sumus.

Facebook
0 Blogger